KarangRejek.NET
Official Website Desa Karangrejek


Regional

25/07/2014

Ton Martono Sulap Sampah Daun Jadi Pakan Ternak

Ton Martono menunjukkan sampel pakan ternak fermentasi
Gunungkidul – (Karangrejek.net)
Berawal dari keprihatinan akan mahal dan sulitnya hijauan makanan ternak (HMT) di saat musim kemarau, Drs. Ton Martono (49) warga Padukuhan Karangsari, Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari sejak tahun 2011 kemarin menyulap sampah daun kering menjadi pakan ternak alternatif. Hebatnya lagi, inovasi pakan ternak hasil fermentasi itu ternyata telah lolos uji laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2010.
“Latar belakang pembuatan pakan ternak fermentasi yang memiliki kadar gizi dan protein tinggi itu sebenarnya kami konsep secara sederhana, mudah diterapkan dan sekaligus mendukung program kebersihan lingkungan. Untuk membuat 10 kg pakan ternak fermentasi dibutuhkan bahan baku 10 kg daun kering, 2 kg bekatul, 2,5 kg tepung gaplek, 5 sendok makan tetes tebu, 10 garam, 6 liter air dan 3 sendok suplemen organic cair (SOC). Campuran tersebut dapat juga ditambah limbah hasil pertanian seperti jerami, tongkol jagung, kulit kedelai dan bekatul secukupnya. Setelah semua bahan dicampur, tunggu sampai 2 jam, kemudian baru dimasukkan ke dalam bak fermentasi dan ditutup rapat. Tunggu minimal 2 x 24 jam setelah proses fermentasi, pakan ternak siap disajikan,” ungkap Ton Martono kepada Karangrejek.net, Minggu (18/3/2012).
Beberapa kelebihan pakan ternak fermentasi tersebut, jelas dia, adalah ongkos pembuatannya yang murah meriah disamping bahan baku mudah didapatkan. Untuk setiap 10 kg pakan fermentasi hanya dibutuhkan biaya sekitar Rp 26.000 bisa dimanfaatkan untuk memberi makan 3 ekor kambing selama 2 minggu, sedang 1 minggu untuk satu ekor sapi. Hal tersebut jelas sangat membantu peternak menghemat operasional pakan ternak mereka.
”Bayangkan saja jika seorang peternak membeli hijauan pakan berupa rumput kolonjono atau tebon jagung Rp 20.000/hari untuk satu ekor sapi. Selama seminggu tidak kurang dari Rp 140.000 dan sebulan Rp 600.000 untuk biaya operasional pakan sapi. Kesimpulannya, dalam sebulan peternak bisa menghemat biaya sekitar Rp 480.000 jika menggunakan pakan fermentasi itu,” kata Ton Martono yang juga mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Gunungkidul itu.
Selain berbau wangi seperti madu, kelebihan lain dari pakan ternak racikan Ton Martono itu jangka waktu penyimpanannya bisa bertahan maksimal hingga 1 tahun. Sehingga para peternak tidak perlu khawatir bila hewan ternak mereka teracuni, karena pada prinsipnya semakin lama proses fermentasi akan semakin menambah kandungan gizi dan protein dalam pakan.
“Kami pernah mengujicobakan pakan fermentasi pada hewan ternak sapi dan kambing selama dua bulan. Hasilnya, nafsu hewan ternak menjadi lebih tinggi (dokoh) dan lebih tahan terhadap serangan penyakit seperti pileren dan kembung,” tambah pria yang juga merangkap Ketua Kelompok Ternak Mekarsari ini.

Respon Pemda Gunungkidul terhadap inovasi pakan ternak fermentasi itu juga cukup baik. Bahkan sekarang ini hasil pakan hasil karyanya itu sudah banyak dikembangkan oleh puluhan kelompok ternak di 7 kecamatan, seperti Rongkop, Girisubo, Paliyan, Nglipar, Saptosari, dan Wonosari sendiri. Maka tidak heran bila kediamannya kerap dikunjungi tamu baik secara kelompok maupun perorangan hanya sekedar untuk menimba ilmu dibalik rahasia inovasi pakan ternak fermentasi tersebut. (Wheny Marissa)






40 Comments


  1. pak Bagyo

    Saya senang dan bangga dengan beberapa hal yang progresif di desa Karangrejek yang kita cintai ini, dengan adanya beberapa indikator sebagai berikut :
    Dinamika warga Karangrejek yang sangat tinggi.
    Partisipasi warga dalam membangun desa dengan swadaya yang tinggi
    Partisipasi membayar keajiban pajak yang tinggi
    Kreativitas Warga masyarakatnya yang tinggi
    Kemandirian pemerintahannya yang tinggi
    BUMDesnya yang maju dan sehat
    PAB TK dan UKM TK yang eksis
    Pemerintah Desa dan BPD yang kompak
    Partisipasi para perantau yang peduli
    Tokoh-tokoh pemerintahan yang pandai membuat terobosan

    Semoga dengan itu semua Karangrejek menjadi semakin maju dan mandiri, sehingga Visi desa untuk mewujudkan desa Karangarerejek yang bersatu, dinamis, mandiri dan sejahtera di masa mendatang akan dapat terwujud atas ijin dan ridlo Allah, Tuhan YME.
    Salam hangat buat pak Kades yang bermotto : Guyub rukun, Golong gilik, Bandol ngrompol, Maju bareng, Mbangun deso.
    Salam hangat pula buat mas Ton yang kreatif. (Pak Bgyo-BPD


  2. okky karanggumuk

    semoga dengan pembangunan dan kreatifitas dilakukan warga karangrejek membuat warga yg lain jg termotivasi untuk membuat terobosan2 yg baru agar desa karangrejek bsa lbh maju baik dari segi warga jg penghasilannya
    maju teruz pembangunan n kreatifitas warga desa karangrejek semoga d hari kedepan desa yang kita cintai akan menjadi desa yang nyaman n warga2nya jg sejahtera tentunya.


  3. supriyanto

    saya bangga dengan kemajuan dsa karangrejek saat ini,kembangkan terus.
    masyaraktnya kreatif dan inovatif,tingkatkan terus idea2 gila, bermula dari idea gila itu dimasa mendatang akan sukses dan orang2 akan tergila-gila ingin berbagi ilmu dan tentunya order dan sudah pasti akan menambah kocek pengasilan.
    Biar semua orang tau Gunungkidul yg dulu terkenal dengan gersangnya sekarang buka mata mereka bahwa gunungkidul khususnya desa karangrejek tdk seprti yg mereka kira,
    Gunungkidul/karangrejek sekarang bisa menggetarkan dunia.
    Saya yakin masyarakatnya kreatif, ulet, rajin dan penuh inovatif, jangan pernah merasa puas dgn hasil yg sudah di dapat, tingkatkan terus.
    Tingkatkan terus di semua bidang dan didasari dgn Taqwa,
    “KARANGREJEK SEMOGA SUKSES”


  4. taufiq

    mau tanya ni bos, yang di maksud SOC tu apa ya? dan belinya dimana.
    mohon informasinya. maturnuwun sanget…….


  5. kangnawir

    maaf,bisakah saya mendapatkan nomor kontak pak ton martono.saya mau belajar tentang pembuatan pakan dari sampah daun/organik.kebetulan saya juga memelihara kambing.domisili di kulon progo.terimakasih


  6. wawan

    maaf pak, apakah hitungan pemberian pakan diatas sudah benar. kalau berdasar perhitungan pemberian hijauan ke ternak 10%, jika berat sapi 200 kg paling tidak pemberian hijauan bisa 20 kg/hari. terus waktu fermentasi 2 hari apakah sudah cukup, biasanya pembuatan silase minimal 21 hari. mohon maaf apabila ada salah kata. terimakasih


  7. Sutaji Ihsan

    Untuk membuat pakan permentasi dengan bahan tebon kering (bagian pangkal) yang biasa ditinggal petani setelah dipanen bisa apa tidak. Dan bagaimana prosesnya?.


  8. ihsan

    joss pak…’
    mangstab..


  9. susanto

    bersyukurlah dg apa yg diberikan Allah, walaupun itu berupa keterbatasan karena dr sanalah akan muncul kelebihan yg diberikan Allah yg tdk kita sadari.


  10. danang

    pakan rumput sisa yang kering apa bisa di fermentasi?


  11. Eko Puji Susanto

    Apakah tempat mengaduk bahan2 tsb bisa jadi satu dg bak fermentasi? Maksudnya langsung diaduk di bak dan tinggal nunggu 2 jam, stlh itu tinggal nutup rapat sampai 2 hari.


  12. yang terhormat pak Ton Martono

    assalamualaikum

    selamat berpuasa bagi yang berpuasa

    saat ini saya berternak kambing etawa sudah jalan 2 tahun, namun masih banyak masalah, terutama masalah tehnik pakan, saya masih perlu banyak belajar pembuatan pakan permentasi, saat ini saya punya stok bekatul, rencana akan saya buat pakan permentasi, apakah bekatul saja bisa dibuat pakan permentasi, berapa lama bekatul permentasi itu bisa disajikan untuk ternak, dan bahan apa saja yang harus saya campurkan untuk pembuatan pakan bekatul permentasi itu


  13. ion

    assalamualaikum pak.

    kalau suplemen organik cair di ganti dengan Em4 untuk peternakan gmn..


  14. ion

    assalamualaikum pak martono
    kalau suplemen organik cair di ganti dengan EM4 gmn?? dan brapa takaranya??


  15. wah trimakasih pak infonya.. maju terus yaa


  16. eko siswanto

    assalamualaikum pak martono
    apakah tanpa tepung gaplek bisa pak , karena di tempat saya tidak ada tepung gaplek ?, suwun
    wassalammualaikum


  17. edi

    terima kasih atas infonya…
    Bagi yang membutuhkan SOC silahkan SMS atau call 085232561287


  18. solusi buat peternak nih makasih infonya :D


  19. Kepada yang terhormat pak Ton Martono

    assalamualaikum, wr wb

    Terima kasih atas masukan, cara pembuatan fermentasi yang bapak utarakan smoga bisa menjadikan motifasi bagi kita semua, yang ingin saya tanyakan, daun kering apa saja yang bisa kita jadikan fermentasi, apakah semua daun kering termasuk daun yang waktu masih hijaunya ternak tidak mau makan juga bisa dipke fermentasi, atas jawabanya kami ucapkan terima kasih…


    • selain jerami, kita bisa daun bambu kering, daun jagung, semua daun kering2 bisa.
      kalau mau yang proteinnya tinggi, silahkan pakai kedebog pisang, tapi jangan yang kering
      semuanya harus melalui fregmentasi menggunakan SOC

      info 085749973050/085232561287


  20. Triyono

    ilmunya HCS ini bos,hehehe
    sukses terus, saya pernah ikut ngisi pelatihan di kelompok tadi di ngawen gunung kidul, apa yang diatas kertas tidak semudah dengan apa yang ada di lapangan, singkatnya tidak ada yang mengalahkan teori kecuali pengalaman. yang perlu digaris bawahi ternak harus dibiasakan terlebih dahulu agar mau makan pakan hasil fermentasi. tanpa pembiasaan ternak tidak akan pernah makan pakan ini. hal baru perlu perlakuan yang baru juga,hehehe
    bagi yang ingin artikel pelatihan cara pembuatan pakan fermentasi (seperti yang dijelaskan pak Martono) bisa kirim mail ke saya three_mail19@yahoo.com
    bagi yang ingin menjadi member HCS juga bisa menghubungi saya via mail tersebut diatas.
    terimkasih


  21. edy

    bagus sekali pak.ini membuka wawasan kami. karena kami mempunyai banyak kelompok ternak tapi pemeliharaannya secra konvensional. mohon arahannya pak


  22. Subiyanto

    pak saya br mulai ternak kambing .tapi jenis domba.mhn kasih cara fermentasi rumput segar /basah .dan bahan yg kering .apa saja yg dibutuhkan.mksh.


  23. imam Sholikin

    Limbah pertanian di tempat sy yg tersedia hanya jerami jagung,jerami padi,daun pisang,bekatul….kira2 itu bs mencukupi kdadar protein yg dibutuhkan g pak????


  24. Matur nuwun, pak Ton! BKM Penambangan Subur Makmur mengembangkan budidaya penggemukan sapi dan biri-biri. Dengan repep yang pak Ton berikan insyaAllah bermanfaat. Sekali lagi matur nuwun


  25. goldenfhissman

    alhmdllh ,,ini lah bukti hamba allah yg beruntung,,,,,”,beruntung lah bagi mereka yg berfikir..>>pa ,,aku bangga dan salut pada bapa,,makasih pa atas ilmu nya,,,susses selalu tuk baaaaaaapa,,


  26. Mhn petunjuk pemberian pakan, misalnya kambing dengan umur tertentu berapa kg pemberian pakannya.
    maturnuwun


  27. dwi

    Maaf mau tanya….
    Kalau tidak menggunakan tepung gaplek, gimana y…. bisa pa ngga..? apa bisa di ganti bahan lain…..?

    Trimakasih…


  28. pak untuk beli SOC itu di mana?.
    mohon infonya.


  29. Solusi bagus ,tank’s infonya


  30. Awaluddin

    Bapak Kepala Desa beserta Perangkat Desa Yth,

    Melihat website Karangrejek dengan begitu banyaknya informasi membangun, kami dan teman-teman kepala desa dari Kecamatan Jereweh Kab. Sumbawa Barat, NTB ingin berkunjung study banding ke tempat Bapak-bapak untuk melihat dari dekat pengelolaan Desa Karangrejek.

    Apakah Bapak-Bapak bersedia menerima kunjungan kami? Jika bersedia, bolehkah kami diberi no hp yang bisa kami hubungi untuk menentukan waktu yang tepat berkunjung ke desa Bapak-Bapak.

    Terima kasih,

    Salam,
    Awaluddin.


  31. Taufiq

    Apakah benar perhitungan konsumsi pakan fermentasi ini bisa 10 kg untuk 1 minggu / satu ekor sapi (Rp. 26.000) ?

    Saya memberi makan sapi lebih dari 10 kg per hari, yaitu hijauan dua kali sehari +/- 10 kg dan komboran +/- 5 kg.

    Kalau hanya diberi pakan fermentasi apakah sapinya tidak menderita kelaparan? Mungkin yang dimaksud dalam tulisan ini hanya sebagai pakan tambahan.

    Mohon penjelasannya. Terima kasih.


  32. kuncoro

    untuk wilayah wonogiri dmn bisa mndapatkan SOC pak?



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>