KarangRejek.NET
Official Website Desa Karangrejek


Regional

25/10/2014

REALISASI PROGRAM PADAT KARYA, “DARI, OLEH DAN UNTUK MASYARAKAT”

Joko Edy Wardoyo, S.H

WONOSARI – Karangrejek.net

        Tahun anggaran 2013 ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelontor dana APBD senilai Rp 2,9 milyar untuk pelaksanaan program padat karya. Program tersebut bertujuan untuk memberikan peluang kerja kepada masyarakat sekaligus meninimalkan angka pengangguran. Demikian ungkap Kepala Dinas Sosisal, Tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Gunungkidul, Drs. Dwi Warno Widi Nugroho, M.Si melalui Kasi Perluasan Tenaga Kerja, Joko Edy Wardoyo, S.H dalam sosialisasi padat karya di Balai Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Senin (22/04/2013).

          Dijelaskannya, bahwa program padat karya pada tahun 2013 ini akan menyasar di 36 lokasi yang tersebar di 18 kecamatan. Mulai tahun ini, program tersebut bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti pembukaan dan perkerasan jalan, cor rabat beton, maupun saluran irigasi. Secara umum, program telah mulai berjalan sejak Bulan April 2013 kemarin. “Sebelum program dilaksanakan, kamitelah melakukan survei calon lokasi penerima program padat karya.,” kata Joko singkat.

          Dia juga mengungkapkan, dalam pelaksanaan program padat karya setiap pekerja akan mendapatkan upah Rp 25.000/hari, ketua kelompok Rp 30.000/hari, serta tukang Rp 35.000/hari. Setiap lokasi padat karya digarap oleh 100 orang pekerja setempat yang terbagi dalam 5 kelompok, masing – masing beranggotakan 20 orang. “Waktu pelaksanaan padat karya tahun 2013 ini hanya memakan waktu singkat selama 20 hari kerja atau 10 hari lebih singkat dibanding tahun sebelumnya yang dikerjakan selama 30 hari,” tandasnya.

          Masih terkait dengan Program Padat Karya, Joko Edy Wardoyo meminta kepada masyarakat dan pemerintah desa untuk bisa menjalankan program tersebut secara transparan, sehingga harapan ke depan hasilnya segera dapat dinikmati oleh masyarakat tanpa terkndala masalah. Mulai tahun ini, pelaksanaan dan pengawasan program padat karya sepenuhnya diserahkan kepada desa – desa penerima program. Hal tersebut sesuai prinsip program padat karya, yakni “dari, oleh dan untuk masyarakat”.

          Dihubungi secara terpisah, Kepala Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Kasdi Siswo Pranoto melalui Kabag Pembangunan, Wakidi menyambut baik upaya Pemkab Gunungkidul dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan melalui pembukaan jalan baru. Menurutnya, perbaikan sarana jalan itu dinilai sangat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena logikanya adanya jalan baru yang semakin baik akan memperlancar arus trasnsportasi baik di bidang pertanian maupun perdagangan. Selain itu dalam jangka pendek, harga tanah di sekitar lokasi jalan baru juga akan semakin tinggi.

          “Tahun ini Desa Karangrejek rencananya juga akan mendapat jatah program padat karya APBD untuk pembukaan jalan baru berlokasi di Bulak Ngasem Krikil tepatnya di Padukuhan Karangduwet II. Pembangunan jalan pertanian kurang lebih sepanjang 600 meter dengan lebar badan jalan mencapai 4 meter itu kemungkinan akan dilaksanakan mulai Bulan Mei mendatang,” ucapnya. (Wheny Marissa)

 






0 Comments


Be the first to comment!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>