KarangRejek.NET
Official Website Desa Karangrejek


Regional

25/07/2014

Dirjen PMD Kemendagri Tinjau BUMDes

Widagdo, S.Sos, M.Si, Camat Wonosari (tengah) Memberikan Sambutan

Gunungkidul – Karangrejek.net

          Lagi – lagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tirta Kencana Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, DIY kembali menerima tamu spesial. Kali ini sejumlah 3 orang pejabat dari Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kementrian Dalam Negeri RI menyambangi Karangrejek sekedar melakukan ekspos keberadaan potensi BUMDes yang kabarnya telah jadi jujugan puluhan desa di nusantara itu.

          Kedatangan tamu dipimpin oleh Kasubdit Koperasi dan Usaha Ekonomi Masyarakat, Anang Sudiana, S.E, M.M sekitar pukul 10.30 WIB tersebut disambut oleh Kades Karangrejek, Kasdi S.P, perangkat desa, serta para pengurus BUMDes setempat. Tampak hadir dalam acara tersebut Camat Wonosari, Widagdo, S.Sos, M.Si, Drs. Barji dari BPMPKB Gunungkidul, serta Drs. Seno Atmojo, M.Si dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) Provinsi DIY.

          Dalam sambutannya di hadapan Dirjen PMD, Camat Wonosari, Widagdo, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa keberadaan BUMDes Tirta Kencana memang telah menjadi salah satu andalan Desa Karangrejek dalam mengoptimalkan eksploitasi potensi sumber daya alam melalui Pengelolaan Air Bersih (PAB) dan pengembangan sumber daya modal lewat Usaha Kredit Mikro (UKM). Kedua unit usaha tersebut dikelola oleh pengurus yang notabene dari warga setempat dan sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat Karangrejek.

          Pada kesempatan itu, Kades Karangrejek, Kasdi S.P juga memaparkan beberapa potensi desa termasuk di dalamnya BUMDes dimana sejak beberapa tahun lalu telah dinikmati masyarakat, baik di bidang unit usaha simpan pinjam UKM maupun pengentasan masalah air bersih. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan skala rumah tangga, melimpahnya air juga dimanfaatkan untuk irigasi pertanian.

          Di bagian lain paparannya, Kasdi berharap keberadaan BUMDes diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan tersebut muncul bukan tanpa alasan,  karena sampai saat ini sekitar 17,3 % atau 881 warga Karangrejek masih dicap miskin oleh pemerintah.

          Menurut dia, keberadaan BUMDes juga mampu berdampak positif dalam berbagai bidang kehidupan seperti bidang simpan pinjam, pertanian, maupun air bersih, maupun usaha mikro.

          “Saat ini Karangrejek memiliki 8 buah sumur pompa. Selain untuk konsumsi rumah tangga, sebagian besar air sumur tersebut juga digunakan untuk mengaliri irigasi pertanian. Bahkan lantaran tercukupinya air irigasi, sampai saat ini Karangrejek masih terkenal sebagai salah satu penyuplai terbesar komoditas tanaman holtikultura seperti sawi, kangkung, bayam, cabe, terong, maupun bawang merah di Gunungkidul,” ungkap Kasdi menerangkan potensi bidang pertanian kepada rombongan tamu di ruang pertemuan PKK kompleks balai desa setempat, Jumat (20/7/2012).

          Tiba pada acara Inti kunjungan, yakni berupa dialog dan pemaparan seputar BUMDes melibatkan para pelaku BUMDes dan pemerintah desa setempat mengambil tema kemandirian BUMDes. Kemudian, acara dilanjutkan peninjauan sumur bor maupun bak reservoar PAB Tirta Kencana di Padukuhan Karangduwet I.

          Anang Sudiana, S.E, M.M juga berpesan kepada para pengurus agar manajemen pengelolaan BUMDes dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada masyarakat guna mendorong peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat. (Wheny Marissa)






0 Comments


Be the first to comment!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>